Cerita si kecilku
![]() |
| Dok.pri |
Bunda beri nama dede bayi pengganti bidadari surga ini dengan nama Al-Fath Wildan ya !
Akhirnya penantian kami berujung indah. Bagaimana tidak, setelah mengalami trauma dan kesedihan karena persalinan pertamaku diusia 6 bulan kehamilan karena pendarahan berakhir gagal, akhirnya bertepatan dengan tanggal 21 Desember 2016, persalinan yang kedua ini berjalan sempurna setelah mengandung 9 bulan. Bayi laki laki itu pun hadir ke dunia dengan selamat dengan bobot seberat 3,2 kg. Alhamdulillah luar biasa bahagianya. Semua sedih itu hilang menguap diganti kebahagiaan yang sempurna. betapa maha baikNya Allah. Tuhan kita nak.
Cukup satu detik saja
Sungguh tak butuh waktu lama
Saat ragaku memisah jadi dua
Cukup satu detik saja
Hadirmu ke dunia merubah segalanya
Cukup satu detik saja langit pun menjadi saksi aku menjadi bunda
Cukup satu detik saja
Antara kau Dan aku
Kini hidup dalam satu pelukan waktu yang sama
Cukup satu detik saja
Ku panggil Al-Fath wildan namanya
Yang berarti kemenangan bagi orang tuanya.
Waktu begitu cepat berlalu. Dede Alfath tumbuh dan berkembang dengan baik dan sempurna. Pertama keluar bunda bawa ke masjid raya Bogor diusia 41 hari. Jadilah Dede Al-Fath sebagai peserta termuda seminar parenting bertema Gaya Nabi dalam mendidik anak. Doanya bunda cuma satu, semoga ilmunya diterapkan nanti dan Al-Fath siap sedari dini. Hehe
Kini, Al-Fath sudah berumur 5 tahun. Banyak hal yang berkembang lebih baik dan sempurna atas dirinya. Al-Fath yang udah bisa memperdengarkan bacaan ayat Kursi diusia 4 tahun. Alhamdulillah juga sudah mampu menghapal 15 surah juz 30 diusia 4 tahun. Semoga semakin Sholeh dan pinter ya nak.
Oiya satu lagi, kalo beres mandi Al-Fath selalu minta disisir dengan klimis dan rapi. Setelah membaca doa bercermin, Al-Fath akan selalu bertanya "udah rapi seperti sahabat nabi belum bunda?" Bunda akan menjawab dengan tersenyum. "Siapa sahabat yang rapi jali naaak? "Usman bin Affan bunda jawab Al-Fath...."
Teriring doa yang sempurna untuk Al-Fath Wildan
Weni Mustika
Tulisan di buku antologi 2

Comments
Post a Comment