Move on gaes !
![]() |
| Pixabay.com |
Putus asa mu adalah resep jitu untuk move on hati mu !
Dalam menjalani kehidupan, ada berjuta cerita dengan bermacam rasa di dalamnya. Tak peduli senang, sedih, duka, lara atau bahagia semuanya datang silih berganti menemani hari hari. Adakalanya kita bisa menjalaninya dengan baik, tetap tenang menghadapinya dan menemukan solusinya dengan tepat. Dan ada kalanya kita mengalaminya dengan rasa kacau yang luar biasa. Tidak tahu harus bagaimana, bingung, nelangsa, sampai akhirnya terdiam diri saja. Bisa jadi meratapi yang terjadi. Seakan tidak akan menemukan jalan keluarnya. Namun saat kita mau berdamai dengan waktu sebentar saja dan bersujud memohon kekuatan serta jalan keluar kepadaNya, maka solusi bisa dihadirkan Tuhan sekejap mata. Tiba tiba lancar saja. Begitulah kehidupan kita. Akan selalu indah pada waktunya begitulah kata para motivator
Lalu saat putus asa menjelma menjadi badai, apa yang akan kita lakukan? Sejatinya hanya soal waktu saja teman. Semuanya pasti akan berlalu. Tarik nafas dalam, hembuskan perlahan, ambil wudhu, gelar sajadah, mengadulah kepada Allah, Tuhan semesta alam. Berkeluh kesah, menceritakan semua rasa dan menyampaikan keinginan hati bagaimana. Awalnya bingung, berkecamuk, lalu sesak, meluncurlah bersama air mata, terisak, dan akhirnya dalam keterguguan, ketenangan menyelinap sejuk ke dalam hati. Menjadi lebih tenang, gejolak pikiran mereda dan nafas lebih lega.
Allah tak akan pernah membiarkan manusia sendirian bagai kehilangan arah dan tujuan. Dia selalu ada menunggumu menghampiri. Apalagi jika memintaNya untuk membantumu menyelesaikan keluh kesah mu. Maka Allah akan sesegera mungkin menyambut permohonan mu manakala jika kita melakukan hal yang sama terhadap panggilanNya.
Jadi yuk mari kita jadikan putus asa yang melanda hati kita yang galau ini sebagai bahan baku utama buat move on. Putus asa adalah resep jitu untuk move on. Karena tanpa putus asa, move on tidak akan pernah bisa. Karena move on hanya akan dilakukan saat seseorang merasa terpuruk, atau butuh perubahan yang signifikan. Jadi mari move on ! Kita putus dengan si putus asa. Dadaaaaaa
Weni mustika
Tulisan di buku Antologi 4

Comments
Post a Comment